Hendak Tawuran Tujuh Remaja Bawa Sajam Diringkus Polresta Sidoarjo

Sidoarjo, beritajatim.net – Polresta Sidoarjo bersama Polsek Prambon berhasil mengamankan 7 remaja di Dusun Watutulis kec.Prambon kab.Sidoarjo yang diduga hendak melakukan aksi tawuran antar geng (komunitas) dengan menggunakan senjata tajam, pada hari Rabu (08/05/2024) dini hari.

Wakapolresta Sidoarjo Deny Agung Andriana didampingi Kasatreskrim Kompol Agus Sobarnapraja mengungkapkannya didepan awak media saat pres realease di Mapolresta Sidoarjo pada hari Senin (20/05/2024) sore.

“Awalnya Polsek Prambon mendapatkan laporan dari warga, bahwa ada puluhan remaja yang berkumpul di sebuah rumah tersangka BFDS seorang pelajar (18), di daerah Watutulis dan warga curiga mereka adalah kelompok pemuda yang akan tawuran. Dari situlah anggota kami langsung mendatangi rumah tersebut dan didapatkan 26 remaja, tiga diantaranya adalah perempuan beserta barang bukti sembilan bilah senjata tajam” ungkap Wakapolres Sidoarjo.

Dipaparkan pula tujuh remaja berinisial BFDS (18), pelajar SMK Kelas X, warga Kecamatan Prambon (Kelompok Maberti / Makan Berak Tidur), MIF (19) warga Kejayan Kabupaten Pasuruan (anggota kelompok Serigala Malam), PA (20) warga Desa Mojoruntut Kecamatan Krembung (Ketua Kelompok “zmn14timurans”), RA alias C (17) warga Pandaan (ketua kelompok Serigala Malam), FC (17) warga Prambon, Sidoarjo, MSF (17) warga Desa Kraton Kecamatan Krian, MFA (17) pelajar kelas XI SMA, warga Desa Kejayan (anggota kelompok gangster Serigala Malam) kini semuanya mendekam di Polresta Sidoarjo.

“Bermula pada hari Selasa, (07/05/2024) para pelaku berkumpul di rumah B.F.D.S, sebagian diantara mereka awalnya berencana untuk minum miras, dan saat itu R.A dari Pandaan menuju rumah B.F.D.S di Desa Watutulis bersama dengan sekitar 11 orang kawannya mengendarai sepeda
motor diantaranya adalah anak R.A, M.I,.F dan M.F.A yang masing-masing sudah membawa senjata tajam yang rencananya akan dipergunakan untuk
tawuran dengan kelompok lain di wilayah Tulangan, Sidoarjo” paparnya.

“Namun, saat berkumpul di rumah tersebut, pesan ajakan tawuran melalui media sosial tak kunjung di respon oleh kelompok lain. Karena tak kunjung mendapatkan balasan pesan tersebut, sehingga ketiga kelompok yang sudah berkumpul di rumah B.F.D.S. akan minum miras,” lanjut AKBP Deny.

Dari hasil pemeriksaan polisi, mereka mengaku berasal dari tiga kelompok gangster yang tergabung dalam Whatsup Group yang dibuat sekitar dua minggu lalu oleh RA (17) asal Pandaan. Dan polisi meringkus tujuh tersangka yang terbukti atas kepemilikan senjata tajam tersebut B.F.D.S., 18 tahun, M.I.F.19 tahun, P.A.20 tahun, lalu empat lainnya berusia 17 tahun yakni R.A., F.C., M.S.F. dan M.F.A.

“Untuk kepentingan pemeriksaan, tujuh remaja yang ditetapkan sebagai tersangka kini dilakukan penahanan di Rutan Mapolresta Sidoarjo dengan ancaman hukuman penjara 10 tahun sesuai Pasal 2 ayat (1) UU Darurat No. 12 tahun 1951” tegasnya. @red

https://beritajatim.net/wp-content/uploads/2024/05/IKLAN-ADV-IDUL-ADHA-1445-H-OKE-scaled.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *