Sidoarjo – Progres pembangunan flyover Aloha terus dipantau Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali Diperkirakannya bulan April tahun 2024, jembatan layang tersebut selesai pengerjaannya. Bangunan lapak yang berada didalamnya juga sudah mulai dibersihkan. Terdapat 8 dari 9 bangunan lapak telah dibongkar oleh Dinas PU Bina Marga dan SDA Sidoarjo, Selasa siang, (21/3). Tinggal 1 lapak disisi bagian selatan yang masih menempati lahan flyover. Pemkab Sidoarjo memberikan waktu 7 hari kepada pemilik usaha untuk membongkar barang-barangnya.

Bupati Ahmad Muhdlor optimis pengerjaan proyek nasional itu dapat selesai tepat waktu. Keyakinannya sangat beralasan. Salah satunya adalah lahan yang digunakan telah siap 100 persen. Termasuk pelebaran jalan disisi Barat flyover Aloha dengan lebar 6 meter. Pelebaran tersebut akan mendukung kelancaran pembangunan dan pengerjaannya sendiri masih terus dilakukan.

“Perluasan jalan 6 meter ini akan mengurangi intensitas kemacetan Aloha,”ucapnya.

Langkah kedepan ucap bupati Sidoarjo yang akrab Gus Muhdlor itu, dirinya akan kembali menuntaskan titik-titik krusialĀ  kemacetan. Seperti arus kemacetan dijalan Jenderal S. Parman Waru atau di depan rumah sakit Mitra Keluarga Waru. Penyebabnya adalah mobilitas kendaraan yang akan putar balik. Ia berencana melebarkan jalan tersebut 7 meter.

“Kami sudah on progress untuk ruislag tanah antara pemerintah kabupaten dengan Mitra Keluarga, harapan kami 7 meter tanah didepannya dikasikan kabupaten dan akan kita buatkan pulau jalan, sehingga putar balik ini tidak akan memakan jatah jalan kendaraan dari Surabaya menuju Sidoarjo,”sampainya.

Gus Muhdlor juga mengungkapkan akan ada konsep underpass ditengah kota. Lokasinya jalan di depan GOR Sidoarjo. Namun akan ia hitung dulu kekuatan anggaran Kabupaten Sidoarjo. Pasalnya tahun 2024 terdapat pesta demokrasi Pemilu yang memeras anggaran yang cukup besar.

“Di GOR harapan kami ada underpass dari Timur menuju Barat maupun sebaliknya, kalau ini tuntas, kemacetan didaerah tengah selesai, tinggal Utara di Gedangan tapi ditunggu dulu karena anggaran pembebasan lahannya cukup berat bagi kekuatan fiskal kita,”ujarnya.

Gus Muhdlor juga akan memberikan atensinya terhadap kemacetan di jalan raya Kletek Taman serta simpang lima Krian. Namun akan ia cicil penyelesaian kemacetan dijalan tersebut. Ditargetkan setiap tahun terdapat ruas jalan penyebab kemacetan yang akan dituntaskannya.

“Kalau setiap tahunnya kita cicil penyelesaian titik kemacetan saya yakin dapat mengkikis ruas-ruas utama pembuat macet, kalau menghilangkan macet susah tetapi mengkikis kemacetan itu yang sekarang on the progress yang dilakukan Kabupaten Sidoarjo,”bebernya.

Dalam kesempatan tersebut Gus Muhdlor juga menyampaikan terimakasih atas dukungan warga Sidoarjo terhadap pembangunan yang dilakukan. Terlebih kepada pemilik lapak di kawasan fly over Aloha yang bersedia pindah. Ia pastikan ada dana kerohiman dari Pemkab Sidoarjo bagi pemilik usaha ditempat tersebut.

“Terimakasih kepada pemilik lapak ini yang telah membantu kabupaten, membantu pemerintah pusat, membantu seluruh warga Sidoarjo dalam rangka pengurangan kemacetan di Sidoarjo,”ucapnya.
@red

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here